Minggu, 02 April 2017

Don't forget your sister


Urban Legend yang sangat terkenal, menceritakan tentang seorang anak laki-laki bernama John Smith yang sangat menyukai urban legends. Suatu hari, dia menerima email dari seseorang yang mengaku bernama The Smith Sisters. Orang ini mengaku bahwa mereka berdua adalah kakak perempuan John yang dibunuh sebelum ia lahir.

Mereka marah karena pembunuhnya tak tertangkap, orangtua mereka melupakan mereka, masyarakat melupakan mereka, dan orangtua mereka mencurahkan seluruh perhatian kepada John, anak yang dilahirkan setelah terbunuhnya mereka. Email itu menyertakan potongan kliping koran tentang pembunuhan the Smith Sisters yang terjadi tahun 1993, dan foto kedua bersaudara tersebut. Keduanya dibunuh di kamar mereka yang sekarang dipakai John, mayat mereka ditemukan di dalam lemari.

John marah dan membalas bahwa ia tak percaya semua isi email itu, menganggap email itu hanya kerjaan orang iseng. Kemudian email balasan datang, bertuliskan "Kalau kau tak percaya, lihatlah ke dalam lemari kamarmu."

Itu email terakhir yang diterima John, dan satu-satunya bukti yang dimiliki polisi, karena keesokan harinya orangtua John menemukan putra mereka meninggal di dalam lemari, dikuliti hidup-hidup.

Sabtu, 01 April 2017

SMS

Ddrriiingg... Ddrrriing... 
Suara notifikasi ponselku berbunyi yang menandakan adanya pesan masuk, ternyata pesan itu dari  Temanku arika si penggemar cerita tahayul yg ketika bercerita selalu memasang wajah ala ala paranormal, ini dya isi pesan rika


"hey fi!,aku baru mendapatkan cerita baru dari salah satu website yang kutemukan hari ini, cerita ini seram bahkan seperti kenyataan !!!


Suatu malam aku hanya berada sendiri di rumah ya aku benar benar sendiri di rumah, kau tau aku baru sajah membunuh anggota keluargaku aku membenci mereka, mereka menelantarkan ku karna aku gila, aku berhasil kabur dari rumah sakit ituh kembali ke rumah dan membunuh Mereka, ku hancurkan tubuh mereka dengan kapak yang kupegang ku potong potong tubuh mereka hingga tidak bisa di bedakan antara satu tubuh dengan tubuh yang lainnya, kini mereka seperti daging cincang yang di sediakan hangat di restoran makan... 
 Aku di hakimi mereka, mereka yang tau aku membunuh keluargaku, mereka.           menguburku hidup hidup mereka membunuhku saat aku masih terjaga bernafas, aku tidak akan tenang sebelum membalas dendamku. 

Berbaringlah tapi jangan melihat atap 
 Tengkurap, tapi jangan melihat ke sudut kamarmu
            Duduklah sambil menekuk kakimu tapi jangan duduk di sudut  Kamarmu karna aku
            Bisa memelukmu dan mencekikmu ketika kamu bersandar

             Kau tau, aku tidak suka jika ada orang yang membaca kisahku
             Kau tau aku juga sedang membaca denganmu... "



Aku terkekeh membaca isi pesan arika "pesan konyol" gumamku, namun terasa hembusan angin di telinga kiriku "aku juga membaca"

Jumat, 31 Maret 2017

Black tights (stoking hitam)

Black tights atau stoking bitam adalah sebuah cerita tentang seorang gadis yang memiliki sebuah pakaian yang terlalu ketat. Cerita ini merupakan cerita menyeramkan dari Rusia.
Suatu waktu ada seorang gadis kecil yang sangat mencintai balet. Ibunya lalu membelikan sepasang stoking hitam sebagai kado ulang tahunnya. Gadis kecil itu langsung mengenakannya ketika ibunya menurunkannya di tempat latihan balet.
Ketika ibunya datang kembali untuk menjemputnya beberapa jam kemudian, gadis itu kelihatannya tengah kesakitan.
“Ibu! Ibu!” katanya. “Kakiku sakit!”
Ibunya mengatakan kepadanyauntuk menunggu hingga mereka tiba di rumah sebelum melepas stoking hitam itu.
Ketika mereka dalam perjalanan pulang, gadis itu mengeluh kembali.
“Ibu! Ibu!” katanya. “Kakiku sakit!”
“Tunggu sampai kita di rumah.” kata ibunya. “Lalu kita akan melepaskan stoking hitammu dan melihat mengapa itu menyakitkan.”
Ketika mereka sudah hampir tiba di rumah, gadis itu mulai menangis.
“Ibu! Ibu!” katanya. “Kakiku sakit!”
“Tunggu sampai rumah.” kata ibunya. “Kita akan tiba beberapa menit lagi.”
Ketika mereka akhirnya tiba di rumah, gadis itu segera melepaskan stoking hitamnya, dan lalu mulai memekik menjerit.
Daripada melihat kakinya, di sana hanyalah tersisa tulang.

"SANDI MORSE"

       Hingga tengah malam seperti ini mataku belum mau terpejam membosankan memang karna tengah malam seperti ini tidak banyak yang bisa di lakukan, hanya berbaring manja di sofa depan tv sambil terus mencari chanel yang enak di tonton, aku berhenti mencari dan melihat siaran berita pembunuhan

    "malam ini terjadi pembunuhan yang berlokasi di komplek perumahan artapura di jalan art blok f no 21,pembunuhan berantai yang menewaskan seluruh anggota Keluarga, namun pembunuh tersebut berhasil Melarikan diri sebelum polisi tiba di tkp ......"

Lalu tiba tiba layar tv menjadi warna gelap dan muncul tulisan

-•-  •-   --  ••-

•••   •   •-••   •-   -•   •---    ••-    -    -•     -•--    •-
       

Sabtu, 25 Maret 2017

Lubang pintu kamar mandi

"Dasar adik tidak sopan ngintip ngitip orang sedang mandi!!!" marahku kepada adikku yang selalu mengintipi ku ketika mandi ,untung adiku ini perempuan dan masih kecil, ya kamar mandi di rumah ku ini umum artinya seluruh keluarga mandinya di kamar mandi ini tidak ada kamar mandi pribadi di dalam kamar, dan pintu kamar mandiku agak memupunyai lubang dekat gagang pintu


Pagi ini orang tuaku dan adiku yang menyebalkan pergi jalan jalan, ini lah nasip seorang kaka tidak pernah di ajak, pagi ini nampaknya enak untuk bersantai di kamar mandi, mandi pagi ini begitu santay tanpa harus takut ada yang mengetuk untuk bergilir mandi "sstt... Sssttt.. Ssstt" aku menengok kekanan kekiri atas ke samping tidak ada apa apa, dan aku melihat ke arah bolongan pintu kamar mandi ternyata adiku yang mengintip
"huh untuk apa kau di sini harusnya kan  kau pergi jalan jalan dengan ibu dan ayah",ketika aku memarahinya dya pun langsung pergi, tapi tidak ada langkah kaki orang berjalan atau berlari, biasa adiku kalau habis ku marahi seperti itu dya akan berlari, hm biarlah ku jitak nanti dya sehabis ku mandi

Tetangga wanita yang malang

Pagi yang cerah tapi tak bisa menghirup udara yang terlalu segar ya karna aku tinggal di perkotaan dan tinggal di apartemen, ruangan ini cerah tanpa harus menyalahkan lampu karna cahay matahari yang cukup masuk, ssssrrreeekk ssrrreeek, suara itu berasal dari sebelah kamarku, ya bisa cukup terdengar karna temboknya tidak terlalu tebal, suara seperti orang yang memindahkan barang barang, seperti orang pindah, oh mungkin tetangga baru ku yang baru pindah,
Setelah mandi bersih bersih dan berkemas dan melanjutkan aktivitas sehari hariku, saat hendak mengunci pintu ku lihah seorang wanita sedang berdiri di depan kamar sebelahku, oh mungkin itu tetangga baruku, lalu aku berjalan menghampirinya dan memberikan sebuah salam, namun dya hanya membalas sedikit senyuman lalu pergi, mungkin wanita itu butuh waktu, akupun melenggang pergi

Cukup malam aku pulang bekerja pada malam hari ini untungnya kantor dengan apartemenku tak terlalu jauh, ketika sampai di apartemen menaiki lift dan sampai di lantai kamarku, sebelum aku sampai ke kamarku pasti melewati kamar wanita ituu saat aku lewat, terdengar suara tangisan yang lirih seperti orang patah hati suara tangis putus asa, tapi suara volume tv juga cukup besar, mungkin dya menangis karna menonton drama, aku pun meninggalkannya, lalu masuk ke kamarku

Pagi harinya aku terbangun karena kaget, suara ribut yang berasal dari kamar wanita ituh, suaranya cukup keras, suara keributan ituh tepat di samping kamarku, wanita itu menangis sambil memohon kepada seseorang, dya memohon kepada seorang laki laki, laki laki ituh membentaknya, "dddduuggg" benturan keras, seperti benturan kepala ke tembok, suara ribur itu hilang dengan suara bantingan pintu, sekarang hanya tinggal suara tangisan lirih,

Saat aku keluar kamar, wanita itupun keluar kamarnya dengan terburu buru ,dengan mata merah membengkak dan banyak luka lebam di tubuhnnya, dan sedikit goresan luka di bibirnya seperti bekas pukulan, aku kasihan melihatnya namun yasudah lah , ketika hendak memencet tombol lift seseorang memanggilku, oh itu ibu nera
"tetangga di sebelahmu kenapa tadi malam? "tanya bu nera
"hah malam?!, mlm aku tidak mendengar apapun, namun aku terbangun karna dya dan seorang laki laki membuat keributan "
"kasian wanita ituh, murung sendiri dya tidak bisa bergaul dengan orang orang di sini, dya menutup dirinya rapat", kata ibu nera
"yasudah aku pergi bekerja",sambil senyum dan pamit ke bu nera, bu nera lalu melenggang pergi

Malamnya ketika aku pulang sehabis bekerja, aku menemukan kertas rekening listrik di depan pintu kamar wanita ituh rekening listrik itu beratas namakan daniel ara, mungkin kekasihnya yang membayarkan rekening listrik ituh untuk tiga tahun kedepan, waw dia akan lama tinggal di sini atau mungkin selamanya, lalu aku menaruh kembali kertas ituh, mungkin nanti dia akan mencarinya

Pukul 01:00,aku terbangun karena mendengar suara keributan yang cukup berisik lebih berisik daripada hari ituh, suara benda benda yang di banting ke lantai, suara benturan di tembok, lebih mengerikannya lagi, wanita itu memohon untuk tidak di BUNUH!, bunuh,wanita itu akan di bunuh,tiba tiba suara keadaan menjadi hening seketika, dan laki laki ituh mulai berbicara meminta maaf sambil menangis dan berjanji akan merawat wanita ituh, hm syukurlah keadaan membaik dan laki laki ituh telah sadar apah yang di lakukannya tidak baik

Keesokan paginya ketika aku hendak pergi, laki laki keluar dari kamar wanita ituh, diapun tersenyum kepadaku senyumannya manis, dia terlihat cukup baik ketimbang wanita ituh, aku terus memandanginya hingga dya hilang tertutup pintu lift, dari kamar wanita ituh terdengar suara tv, wanita itu kini membaik, lalu aku pergi

Ketika aku pulang bekerja, aku menaiki satu lift dengan laki laki ituh, di dalam lift kami hanya diam dan sesekali aku mencuri pandangan ke arahnya, ketika aku kepergok memerhatikannya dyapun tersenyum, aaahh aku jadi malu, lalu aku memberanikan diri untuk menyapanya karena dia cukup ramah
"apah kau daniel ara? " tanyaku,sambil tersenyum dya menjawab "iyah itu nama ku dari manah kau tau",tanyanya penasran, "aku menemukan rekening listrik Di depan kamar pacarmu"
Lalu dya tidak menjawabku dan terlihat wajahnya kesal ketika sampai di lantai tujuan dya pun langsung pergi tanpa menrngok ke arahku, dya berjalan agak mirig karna membawa drigen yang cukup besar, di drigen ituh terdapat tulisan ch20, seperti rumus kimia ya entahlah aku tak mengerti..

Di malam malam berikutnya aku mendengar suara tv siang malam dan terus menerus seperti ituh, seperti tv yang tidak pernah di matikan, setiap laki laki itu datangpun sayup sayup hanya terdengar seperti dya berbicara sendiri, tidak ada suara wanita ituh, hari harinya hanya terdengar suara tv,

Setelah hampir tiga tahun lamanya, aku hanya mendengar suara tv dari kamar wanita ituh rak pernah mendengar suaranya lagi, siang malam hanya suara tv dan seperti hanya chanel tv itu saja yang di putar, pada suatu malam aku berniat ingin membobol sedikit tembokku agar bisa melihat ke arah kamar wanita ituh keinginan tahuan ini begitu besar dan aku pun nekat, ku ambil semua peralatannya bor dan banyak mata bor,ku bor di tempat suara tv itu berasal, dan kebetualn sekali tembok bagian ini sudah agak kosong jika di ketukpun dapat menghasilkan suara "tok tok tok",,, "nnngggggnngggg" suaraa bor yang sangat berisik, akupun terima jika di marahi oleh penghuni apartemen yang lain, karna menurut ku ini sangat aneh, sehinga hampir terjebol dan akhirnya terjebol ,aku lihat dari lubang yang tdi ku bor, astaga!, mataku terbelalak aku gak sanggup buat lihat itu lagi aku pun cepat cepat menutup lubang ituu

Keesokan harinya, ku dengar suara laki laki dikaamar wanita ituH, dari bawah ku dengar suara sirine polisia, tak lama kemudian polisi mendobrak pintu kamar wanita ituhh dan menangkap laki laki ituh, dan beberapa polisi membawa tengkorak manusia yang kaku dengan posisi duduk,
Ku harap ini tindakanku yang baik..

Senin, 20 Maret 2017

Mimpi buruk

 Fera sahabatku, tapi sekarang dya lah yang ku benci tapi tidak, aku belum membenci dya aku hanya kesal kesal ku bukan tanpa alasan, di sekolah tadi aku di permalukan di depan orang banyak dya memakiku membentaku bagai aku binatang di hadapannya, entah apah yang membuat dya Seperti ituh, mungkin dya seperti itu syarat untuk mejadi anggota genk paling ngetop di sekolah  Syaratnya dya memaki ku, dya bukan sahabat hanya karna ituh dya mempermalukan ku,tapi yasudahlah hari semakin malam mataku juga mengantuk dan bersiap untuk tidur, tidak usah memikirkan dendam dalam keadaan sadar

 Sedang berjalan di kegelapan aku di manah oh ternyata di rumah ku terus berjalan keluar terasa badanku seperti ada yang mendorong untuk keluar rumah, apah aku bermimpi?, iyah aku bermimpi tapi mimpi ini begitu nyata, jangan jangan bangun dulu mimpi ini akan membawa ku ke suatu tempat, aku terus berjalan keluar rumah terus berjalan sesekali pantulan cahaya dari tangan ku ketika melewati lampu jalan ,mimpi ini terus mendorong ku ke suatu jalan yang aku tau ya ini jalan menuju rumah fera mimpi ini terus mendorongku sampai aku halaman rumah fera, tapi untuk apah mimpi ini membawaku kesini? Terus berjalan dan tak mengizinkanku tuk berhenti mencari jalan untuk masuk ke rumah fera, jendela yang tak terkunci ya ini lah sela jalan masuk 

Kaki ini terus berjalan menaiki tangga dan mecari kamar fera, "bbbrruuaaak, di dobrak pintu kamar fera, fera ketakutan menjerit ketakutan,"untuk apah kau di sini, pergi kau dari sinih pergi"teriak fera mengusirku, namun mimpi ini tak mengizinkan ku tuk pergi, fera menamparku, akupun menamparnya ku tarik rambutnya hingga dya merintih kesakitan, membanting badannya di kasur dan tancapkan pisau tepat di lehernya,, sssrrrrrrkkk pisau ini tembus sampai ke leher belakangnya,aku merasakan nafas di tubuhnya menghilang ku tarik pisau itu dari lehernya secara perlahan ,muncratan darah sangat terasa di wajahku, mimpi ini begitu mengerikan namun sangat nyata 

Keesokan harinya, aku mendengar kabar kalau fera di bunuh oleh seseorang, sahabat ku yang malang seharusnya aku memperingatkannya untuk tidak tidur di kamarnya, mungkin mimpi ituh adalah isyarat untukku, harusnya malm itu aku memberitahunya