Pagi yang cerah tapi tak bisa menghirup udara yang terlalu segar ya karna aku tinggal di perkotaan dan tinggal di apartemen, ruangan ini cerah tanpa harus menyalahkan lampu karna cahay matahari yang cukup masuk, ssssrrreeekk ssrrreeek, suara itu berasal dari sebelah kamarku, ya bisa cukup terdengar karna temboknya tidak terlalu tebal, suara seperti orang yang memindahkan barang barang, seperti orang pindah, oh mungkin tetangga baru ku yang baru pindah,
Setelah mandi bersih bersih dan berkemas dan melanjutkan aktivitas sehari hariku, saat hendak mengunci pintu ku lihah seorang wanita sedang berdiri di depan kamar sebelahku, oh mungkin itu tetangga baruku, lalu aku berjalan menghampirinya dan memberikan sebuah salam, namun dya hanya membalas sedikit senyuman lalu pergi, mungkin wanita itu butuh waktu, akupun melenggang pergi
Cukup malam aku pulang bekerja pada malam hari ini untungnya kantor dengan apartemenku tak terlalu jauh, ketika sampai di apartemen menaiki lift dan sampai di lantai kamarku, sebelum aku sampai ke kamarku pasti melewati kamar wanita ituu saat aku lewat, terdengar suara tangisan yang lirih seperti orang patah hati suara tangis putus asa, tapi suara volume tv juga cukup besar, mungkin dya menangis karna menonton drama, aku pun meninggalkannya, lalu masuk ke kamarku
Pagi harinya aku terbangun karena kaget, suara ribut yang berasal dari kamar wanita ituh, suaranya cukup keras, suara keributan ituh tepat di samping kamarku, wanita itu menangis sambil memohon kepada seseorang, dya memohon kepada seorang laki laki, laki laki ituh membentaknya, "dddduuggg" benturan keras, seperti benturan kepala ke tembok, suara ribur itu hilang dengan suara bantingan pintu, sekarang hanya tinggal suara tangisan lirih,
Saat aku keluar kamar, wanita itupun keluar kamarnya dengan terburu buru ,dengan mata merah membengkak dan banyak luka lebam di tubuhnnya, dan sedikit goresan luka di bibirnya seperti bekas pukulan, aku kasihan melihatnya namun yasudah lah , ketika hendak memencet tombol lift seseorang memanggilku, oh itu ibu nera
"tetangga di sebelahmu kenapa tadi malam? "tanya bu nera
"hah malam?!, mlm aku tidak mendengar apapun, namun aku terbangun karna dya dan seorang laki laki membuat keributan "
"kasian wanita ituh, murung sendiri dya tidak bisa bergaul dengan orang orang di sini, dya menutup dirinya rapat", kata ibu nera
"yasudah aku pergi bekerja",sambil senyum dan pamit ke bu nera, bu nera lalu melenggang pergi
Malamnya ketika aku pulang sehabis bekerja, aku menemukan kertas rekening listrik di depan pintu kamar wanita ituh rekening listrik itu beratas namakan daniel ara, mungkin kekasihnya yang membayarkan rekening listrik ituh untuk tiga tahun kedepan, waw dia akan lama tinggal di sini atau mungkin selamanya, lalu aku menaruh kembali kertas ituh, mungkin nanti dia akan mencarinya
Pukul 01:00,aku terbangun karena mendengar suara keributan yang cukup berisik lebih berisik daripada hari ituh, suara benda benda yang di banting ke lantai, suara benturan di tembok, lebih mengerikannya lagi, wanita itu memohon untuk tidak di BUNUH!, bunuh,wanita itu akan di bunuh,tiba tiba suara keadaan menjadi hening seketika, dan laki laki ituh mulai berbicara meminta maaf sambil menangis dan berjanji akan merawat wanita ituh, hm syukurlah keadaan membaik dan laki laki ituh telah sadar apah yang di lakukannya tidak baik
Keesokan paginya ketika aku hendak pergi, laki laki keluar dari kamar wanita ituh, diapun tersenyum kepadaku senyumannya manis, dia terlihat cukup baik ketimbang wanita ituh, aku terus memandanginya hingga dya hilang tertutup pintu lift, dari kamar wanita ituh terdengar suara tv, wanita itu kini membaik, lalu aku pergi
Ketika aku pulang bekerja, aku menaiki satu lift dengan laki laki ituh, di dalam lift kami hanya diam dan sesekali aku mencuri pandangan ke arahnya, ketika aku kepergok memerhatikannya dyapun tersenyum, aaahh aku jadi malu, lalu aku memberanikan diri untuk menyapanya karena dia cukup ramah
"apah kau daniel ara? " tanyaku,sambil tersenyum dya menjawab "iyah itu nama ku dari manah kau tau",tanyanya penasran, "aku menemukan rekening listrik Di depan kamar pacarmu"
Lalu dya tidak menjawabku dan terlihat wajahnya kesal ketika sampai di lantai tujuan dya pun langsung pergi tanpa menrngok ke arahku, dya berjalan agak mirig karna membawa drigen yang cukup besar, di drigen ituh terdapat tulisan ch20, seperti rumus kimia ya entahlah aku tak mengerti..
Di malam malam berikutnya aku mendengar suara tv siang malam dan terus menerus seperti ituh, seperti tv yang tidak pernah di matikan, setiap laki laki itu datangpun sayup sayup hanya terdengar seperti dya berbicara sendiri, tidak ada suara wanita ituh, hari harinya hanya terdengar suara tv,
Setelah hampir tiga tahun lamanya, aku hanya mendengar suara tv dari kamar wanita ituh rak pernah mendengar suaranya lagi, siang malam hanya suara tv dan seperti hanya chanel tv itu saja yang di putar, pada suatu malam aku berniat ingin membobol sedikit tembokku agar bisa melihat ke arah kamar wanita ituh keinginan tahuan ini begitu besar dan aku pun nekat, ku ambil semua peralatannya bor dan banyak mata bor,ku bor di tempat suara tv itu berasal, dan kebetualn sekali tembok bagian ini sudah agak kosong jika di ketukpun dapat menghasilkan suara "tok tok tok",,, "nnngggggnngggg" suaraa bor yang sangat berisik, akupun terima jika di marahi oleh penghuni apartemen yang lain, karna menurut ku ini sangat aneh, sehinga hampir terjebol dan akhirnya terjebol ,aku lihat dari lubang yang tdi ku bor, astaga!, mataku terbelalak aku gak sanggup buat lihat itu lagi aku pun cepat cepat menutup lubang ituu
Keesokan harinya, ku dengar suara laki laki dikaamar wanita ituH, dari bawah ku dengar suara sirine polisia, tak lama kemudian polisi mendobrak pintu kamar wanita ituhh dan menangkap laki laki ituh, dan beberapa polisi membawa tengkorak manusia yang kaku dengan posisi duduk,
Ku harap ini tindakanku yang baik..